Costing Adalah: Cara Hitung dan Pahami COGS Furniture dengan Mudah
Costing Adalah proses menghitung total biaya produksi suatu produk, termasuk bahan, tenaga kerja, dan overhead.
Dalam bisnis furniture, costing ngebantu menentukan harga pokok produksi (COGS) agar harga jual realistis dan tetap untung.
Inti Costing:
Menghitung biaya nyata (real cost)
Menentukan margin & target harga
Membantu keputusan bisnis
Menghindari overpricing/underpricing
Pernah gak lo bingung nentuin harga jual furniture, takut kemahalan tapi juga gak mau rugi?
Nah, di sinilah Costing berperan. Dalam bisnis furniture, Costing Adalah proses penting buat nentuin berapa biaya produksi sebenernya, mulai dari bahan, tenaga kerja, sampai overhead. Sayangnya, banyak drafter atau bahkan owner usaha yang cuma ngira-ngira harga tanpa tau struktur biaya di baliknya.
Artikel ini bakal bantu lo paham apa itu costing, bedanya sama COGS (Cost of Goods Sold), terus gimana proses costing furniture itu jalan dari awal sampai akhir. Santai aja, bahasannya ringan tapi bakal bikin lo ngerti logika di balik angka.
Apa Itu Costing dan Kenapa Penting di Dunia Furniture?
Secara sederhana, Costing Adalah proses menghitung semua biaya yang dibutuhkan buat menghasilkan sebuah produk furniture. Mulai dari bahan baku, ongkos kerja, sampai biaya tak terlihat seperti listrik, lem, atau bahkan sewa workshop.
Kalau lo punya usaha furniture tapi gak ngerti costing, itu sama aja kayak nyetir mobil tanpa spidometer: lo bisa jalan, tapi gak tahu kapan kecepatan lo bahaya.
Fungsi Costing:
-
📊 Menentukan harga jual realistis
-
💸 Ngontrol biaya produksi biar gak bengkak
-
🔍 Evaluasi efisiensi kerja tim produksi
-
🎯 Bikin strategi harga yang kompetitif
Menurut Investopedia. konsep ini berkaitan erat dengan COGS (Cost of Goods Sold), yaitu total biaya langsung untuk menghasilkan produk yang dijual.
COGS vs Costing: Apa Bedanya?
Banyak orang salah kaprah antara Costing dan COGS, padahal dua istilah ini saling melengkapi tapi punya fokus beda.
| Aspek | Costing | COGS |
|---|---|---|
| Fokus | Proses menghitung biaya produksi | Total biaya barang yang sudah dijual |
| Waktu | Sebelum produksi (perencanaan) | Setelah produksi & penjualan |
| Tujuan | Menentukan harga jual & margin | Menghitung laba/rugi perusahaan |
| Digunakan oleh | Drafter, tim produksi, owner | Akuntan, manajer keuangan |
Contoh gampangnya:
Kalau costing itu kayak lo nyusun anggaran sebelum bangun meja, maka COGS itu hasil nyata yang keluar setelah meja selesai dan dijual.
Proses Costing Furniture Langkah demi Langkah
🧩 1. Identifikasi Komponen Produk
Bagi produk jadi beberapa komponen: top panel, side panel, kaki meja, drawer, dsb.
🪵 2. Hitung Biaya Material
Gunakan cuttinglist buat tahu kebutuhan bahan per part.
Rumus dasar:
Total Biaya Material = Harga per m² (atau lembar) × Jumlah kebutuhan
👷♂️ 3. Hitung Biaya Tenaga Kerja
Bisa pakai dua pendekatan:
-
Per jam kerja: total jam × rate tukang per jam
-
Per unit pekerjaan: misal pasang HPL per m²
⚙️ 4. Tambahkan Overhead
Biaya listrik, lem, sekrup, paku, amplas, transport, dan sewa tempat masuk sini.
Biasanya sekitar 10–20% dari total material + tenaga kerja.
💰 5. Tentukan Margin dan Harga Jual
Setelah semua biaya dihitung, baru tentuin margin (biasanya 25–40%) tergantung skala bisnis dan kompleksitas produk.
Contoh mini:
| Komponen | Biaya (Rp) |
|---|---|
| Material | 1.200.000 |
| Tenaga Kerja | 400.000 |
| Overhead | 200.000 |
| Total Costing | 1.800.000 |
| Harga Jual (margin 30%) | 2.340.000 |
Target Costing dalam Produksi Furniture
Target Costing adalah pendekatan kebalikan dari costing biasa.
Kalau biasanya lo mulai dari biaya → harga jual,
di target costing lo mulai dari harga pasar → disesuaikan dengan biaya maksimal.
Contoh:
Harga pasaran meja belajar = Rp 2.000.000
Lo pengen untung 25%
Berarti target costing lo:
Biaya maksimal = 2.000.000 ÷ 1,25 = Rp 1.600.000
Nah dari sini, lo harus nyari cara biar produksi gak lebih dari 1,6 juta.
Mungkin ubah material, ubah desain, atau optimasi proses potong.
Target costing cocok banget buat:
-
Produksi massal
-
Brand yang main di segmen harga kompetitif
-
Proyek tender (karena harga fix)
Contoh Kasus: Costing Proyek Custom Meja TV
Gue pernah dapet proyek custom meja TV dari klien cafe. Klien pengen pakai HPL premium tapi budgetnya cuma 3 juta.
Setelah gue breakdown:
-
Material plywood + HPL = 1,8 juta
-
Tenaga kerja = 700 ribu
-
Overhead = 300 ribu
Total = 2,8 juta
Gue tambahin margin 10% aja biar gak rugi banyak → Harga jual 3,1 juta.
Pas produksi, karena layout cutting efisien, biaya HPL malah turun 150 ribu.
Akhirnya margin naik jadi 15% tanpa harus naikin harga jual.
Pelajaran pentingnya: Costing bukan cuma ngitung, tapi juga strategi biar untungnya sehat.
Kenapa Drafter Juga Harus Paham Costing?
Banyak drafter ngerasa tugasnya cuma gambar. Padahal, paham costing bikin lo:
-
Bisa bantu owner bikin keputusan desain yang realistis.
-
Gak bikin gambar “mahal” yang susah diwujudin.
-
Lebih dipercaya tim produksi & klien.
Kalau lo ngerti costing furniture, lo bukan cuma drafter, tapi problem solver di dunia produksi.
Dan di industri sekarang, skill kayak gitu mahal banget nilainya.
FAQ
Q1. Costing Adalah apa sih secara singkat?
Costing adalah proses menghitung biaya produksi agar bisa menentukan harga jual yang tepat.
Q2. Apa bedanya costing dan target costing?
Costing: mulai dari biaya ke harga jual.
Target costing: mulai dari harga pasar ke biaya maksimal.
Q3. Apakah COGS sama dengan costing?
Enggak. COGS hasil akhir biaya barang yang dijual; costing proses menghitungnya.
Q4. Software apa yang bisa bantu proses costing furniture?
AutoCAD (untuk draftlist), Excel, atau software ERP seperti Odoo & Zoho Books.
Q5. Gimana cara hemat bahan di costing furniture?
Gunakan layout nesting dan cuttinglist yang efisien, biar sisa material minim.
Costing Adalah fondasi penting dalam bisnis furniture.
Tanpa costing yang akurat, lo bakal kesulitan nentuin harga jual, ngontrol biaya, dan menjaga margin untung.
Dengan memahami proses costing furniture dan target costing, lo bisa ngatur strategi bisnis biar tetap kompetitif tanpa ngorbanin kualitas.
💡 Key takeaway:
Costing bantu lo kenal biaya produksi sebenarnya.
COGS nunjukin hasil real dari biaya barang yang dijual.
Target costing bantu menyesuaikan harga dengan pasar.
Kalau lo mau serius di dunia furniture, baik sebagai drafter, desainer, atau owner, mulai biasain ngitung dari sekarang.
Gue juga udah nulis artikel lanjutan tentang Cuttinglist Furniture yang bisa bantu lo paham alur produksi dari gambar sampai biaya. Yuk lanjut ke sana!